{"id":1041,"date":"2023-09-20T14:02:00","date_gmt":"2023-09-20T07:02:00","guid":{"rendered":"https:\/\/smkn1juwangi.sch.id\/?p=1041"},"modified":"2024-01-21T18:18:28","modified_gmt":"2024-01-21T11:18:28","slug":"membangun-karakter-peserta-didik-melalui-pembelajaran-p5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/smkn1juwangi.sch.id\/index.php\/2023\/09\/20\/membangun-karakter-peserta-didik-melalui-pembelajaran-p5\/","title":{"rendered":"MEMBANGUN \u00a0KARAKTER PESERTA DIDIK MELALUI PEMBELAJARAN P5"},"content":{"rendered":"\t\t<div data-elementor-type=\"wp-post\" data-elementor-id=\"1041\" class=\"elementor elementor-1041\">\n\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-0551031 e-flex e-con-boxed e-con e-parent\" data-id=\"0551031\" data-element_type=\"container\" data-settings=\"{&quot;content_width&quot;:&quot;boxed&quot;}\" data-core-v316-plus=\"true\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"e-con-inner\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-ce77fb5 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"ce77fb5\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<style>\/*! elementor - v3.18.0 - 20-12-2023 *\/\n.elementor-heading-title{padding:0;margin:0;line-height:1}.elementor-widget-heading .elementor-heading-title[class*=elementor-size-]>a{color:inherit;font-size:inherit;line-height:inherit}.elementor-widget-heading .elementor-heading-title.elementor-size-small{font-size:15px}.elementor-widget-heading .elementor-heading-title.elementor-size-medium{font-size:19px}.elementor-widget-heading .elementor-heading-title.elementor-size-large{font-size:29px}.elementor-widget-heading .elementor-heading-title.elementor-size-xl{font-size:39px}.elementor-widget-heading .elementor-heading-title.elementor-size-xxl{font-size:59px}<\/style><h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Oleh : Muhammad Muhtar, S.Ag.<\/h2>\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-4866432 e-flex e-con-boxed e-con e-parent\" data-id=\"4866432\" data-element_type=\"container\" data-settings=\"{&quot;content_width&quot;:&quot;boxed&quot;}\" data-core-v316-plus=\"true\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"e-con-inner\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-1d91a08c elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"1d91a08c\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<style>\/*! elementor - v3.18.0 - 20-12-2023 *\/\n.elementor-widget-text-editor.elementor-drop-cap-view-stacked .elementor-drop-cap{background-color:#69727d;color:#fff}.elementor-widget-text-editor.elementor-drop-cap-view-framed .elementor-drop-cap{color:#69727d;border:3px solid;background-color:transparent}.elementor-widget-text-editor:not(.elementor-drop-cap-view-default) .elementor-drop-cap{margin-top:8px}.elementor-widget-text-editor:not(.elementor-drop-cap-view-default) .elementor-drop-cap-letter{width:1em;height:1em}.elementor-widget-text-editor .elementor-drop-cap{float:left;text-align:center;line-height:1;font-size:50px}.elementor-widget-text-editor .elementor-drop-cap-letter{display:inline-block}<\/style>\t\t\t\t<p><!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p>\u00a0 \u00a0 \u00a0Kurikulum Prototipe yang disebut dengan Kurikulum Merdeka telah di kembangkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi ( Kemendikbudristek ). Kurikulum ini menjadi upaya untuk memulihkan proses pembelajaran yang selama ini mengalami krisis. Kemendikbud bertekad untuk mewujudkan perubahan yang sistemik. Dalam proses ini, guru membutuhkan medium yang mudah\u00a0 di akses sebagai alat untuk membantu meningkatkan dan mengembangkan potensi yang ada.<\/p>\n<p><!-- \/wp:paragraph --><\/p>\n<p><!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p>\u00a0 \u00a0\u00a0\u00a0Salah satu pembahasan dalam kurikulum merdeka adalah P5, yaitu projek penguatan profil pelajar pancasila. P5 adalah projek yang akan menemukan jawaban atas pertanyaan mengenai peserta didik dengan kompetensi seperti apa yang ingin di hasilkan oleh sistem pendidikan nasional. Projek tersebut dilakukan dengan menanamkan karakter pada pribadi peserta didik \u00a0berdasarkan nilai\u00a0 nilai pancasila.<\/p>\n<p><!-- \/wp:paragraph --><\/p>\n<p><!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p>\u00a0\u00a0 P5 dikemas dalam dua projek utama yang dilaksanakan baik secara terpadu maupun terpisah, pengalokasian waktu untuk kegiatan ini terpisah dari alokasi waktu kegiatan intrakurikuler sehingga tidak mengurangi kegiatan reguler. Pembelajaran berbasis P5 diselaraskan dengan potensi lokal yang menjadi ciri khas satuan pendidikan. Capaian operasional pembelajaran dapat mengakomodir keragaman minat dan bakat peserta didik \u00a0dan mampu mengembangkan kecakapan hidup peserta didik. P5 terdiri dari enam dimensi yaitu : 1). beriman bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berahlak mulia, 2). berkebhinekaan global, 3). gotong royong, 4).mandiri, 5).bernalar kritis, 6). kreatif. Dalam membuat rancangan pembelajaran berbasis projek terdapat langkah-langkah yang harus disusun secara bertahap, mulai dari mengidenntifikasi masalah dengan pertanyaan pemicu yang di ambil dari permasalahan kontekstual implementasi profil pelajar pancasila. Kemuudian merancang projek secara kolaboratif antara guru dan peserta didik \u00a0disertai program penjadwalan yang telah disepakati. Setelah itu dilanjutkan ke tahap pelaksanaan. Di bagian ahir ada presentasi hasil yang akan dievaluasi dan kemudian menjadi refleksi untuk perbaikan.<\/p>\n<p><!-- \/wp:paragraph --><\/p>\n<p><!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p>\u00a0\u00a0 Permendikbudristek No. 56\/M\/2022 tentang Pedoman penerapan kurikulum dalam rangka pemulihan pembelajaran, Pembelajaran P5 pada tahun ajaran ini mengusung implementasi nilai-nilai pancasila. Diawali dengan menganalisis permasalahan kontekstual yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. \u00a0Kemudian menentukan projek dalam bentuk hasil karya tulis, gerak dan seni, jiwa kewirausahaan serta potensi sumber daya alam dan budaya lokal di sekitar satuan pendidikan. Projek ini dikembangkan perjenjang kelas atau fase dengan bimbingan wali kelas dan guru mata pelajaran yang kemudian digabungkan dalam satu even di tiap-tiap ahir semester.<\/p>\n<p><!-- \/wp:paragraph --><\/p>\n<p><!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p>\u00a0\u00a0 SMKN 1 Juwangi Kabupaten Boyolali telah melaksanakan kegiatan P5 dengan tema kewirausahaan yang dilaksanakan pada semester\u00a0 gasal, aspek yang dinilai dalam pembelajaran P5 tema kewirausahaan adalah mandiri, gotong royong, dan kreatifitas. Ada empat tahapan yang dilaksanakan dalam kegiatan projek ini yaitu, pertama tahap pengenalan kepada peserta didik \u00a0tentang berbagai makanan hasil olahan singkong. Kedua, tahap kontekstual yaitu mengkontekstualisasi masalah diluar lingkungan. Ketiga, tahap aksi. Berkolaborasi untuk menciptakan aksi nyata terkait projek yang telah disepakati. Keempat,\u00a0 tahap refleksi dan tindak lanjut, yaitu melakukan refleksi dan memikirkan tindak lanjut atas projek yang sudah di laksanakan. Demikian sedikit ulasan tentang\u00a0 pelaksanaan pembelajaran P5 di SMK Negeri 1 Juwangi Kabupaten Boyolali \u00a0semoga bermanfaat.<\/p>\n<p><!-- \/wp:paragraph --><\/p>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-61c0e58 e-flex e-con-boxed e-con e-parent\" data-id=\"61c0e58\" data-element_type=\"container\" data-settings=\"{&quot;content_width&quot;:&quot;boxed&quot;}\" data-core-v316-plus=\"true\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"e-con-inner\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-b09aad4 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"b09aad4\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<h2 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Artikel Populer ini telah dimuat pada Surat Kabar Jateng Pos Rabu, 20 September 2023.<\/h2>\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-eaa5d47 e-flex e-con-boxed e-con e-parent\" data-id=\"eaa5d47\" data-element_type=\"container\" data-settings=\"{&quot;content_width&quot;:&quot;boxed&quot;}\" data-core-v316-plus=\"true\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"e-con-inner\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-44a325c elementor-widget elementor-widget-image\" data-id=\"44a325c\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"image.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<style>\/*! elementor - v3.18.0 - 20-12-2023 *\/\n.elementor-widget-image{text-align:center}.elementor-widget-image a{display:inline-block}.elementor-widget-image a img[src$=\".svg\"]{width:48px}.elementor-widget-image img{vertical-align:middle;display:inline-block}<\/style>\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"840\" height=\"399\" src=\"https:\/\/smkn1juwangi.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/MEMBANGUN-KARAKTER-PESERTA-DIDIK-MELALUI-PEMBELAJARAN-P5-1024x487.jpg\" class=\"attachment-large size-large wp-image-1042\" alt=\"\" \/>\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh : Muhammad Muhtar, S.Ag. \u00a0 \u00a0 \u00a0Kurikulum Prototipe yang disebut dengan Kurikulum Merdeka telah di kembangkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi ( Kemendikbudristek ). Kurikulum ini menjadi upaya untuk memulihkan proses pembelajaran yang selama ini mengalami krisis. Kemendikbud bertekad untuk mewujudkan perubahan yang sistemik. Dalam proses ini, guru membutuhkan medium yang mudah\u00a0 di akses sebagai alat untuk membantu meningkatkan dan mengembangkan potensi yang ada. \u00a0 \u00a0\u00a0\u00a0Salah satu pembahasan dalam kurikulum merdeka adalah P5, yaitu projek penguatan profil pelajar pancasila. P5 adalah projek yang akan menemukan jawaban atas pertanyaan mengenai peserta didik dengan kompetensi seperti apa yang ingin di hasilkan oleh sistem pendidikan nasional. Projek tersebut dilakukan dengan menanamkan karakter pada pribadi peserta didik \u00a0berdasarkan nilai\u00a0 nilai pancasila. \u00a0\u00a0 P5 dikemas dalam dua projek utama yang dilaksanakan baik secara terpadu maupun terpisah, pengalokasian waktu untuk kegiatan ini terpisah dari alokasi waktu kegiatan intrakurikuler sehingga tidak mengurangi kegiatan reguler. Pembelajaran berbasis P5 diselaraskan dengan potensi lokal yang menjadi ciri khas satuan pendidikan. Capaian operasional pembelajaran dapat mengakomodir keragaman minat dan bakat peserta didik \u00a0dan mampu mengembangkan kecakapan hidup peserta didik. P5 terdiri dari enam dimensi yaitu : 1). beriman bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berahlak mulia, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1042,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,31,28],"tags":[],"rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/smkn1juwangi.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/MEMBANGUN-KARAKTER-PESERTA-DIDIK-MELALUI-PEMBELAJARAN-P5.jpg",1062,505,false],"landscape":["https:\/\/smkn1juwangi.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/MEMBANGUN-KARAKTER-PESERTA-DIDIK-MELALUI-PEMBELAJARAN-P5.jpg",1062,505,false],"portraits":["https:\/\/smkn1juwangi.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/MEMBANGUN-KARAKTER-PESERTA-DIDIK-MELALUI-PEMBELAJARAN-P5.jpg",1062,505,false],"thumbnail":["https:\/\/smkn1juwangi.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/MEMBANGUN-KARAKTER-PESERTA-DIDIK-MELALUI-PEMBELAJARAN-P5-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/smkn1juwangi.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/MEMBANGUN-KARAKTER-PESERTA-DIDIK-MELALUI-PEMBELAJARAN-P5-300x143.jpg",300,143,true],"large":["https:\/\/smkn1juwangi.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/MEMBANGUN-KARAKTER-PESERTA-DIDIK-MELALUI-PEMBELAJARAN-P5-1024x487.jpg",840,399,true],"1536x1536":["https:\/\/smkn1juwangi.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/MEMBANGUN-KARAKTER-PESERTA-DIDIK-MELALUI-PEMBELAJARAN-P5.jpg",1062,505,false],"2048x2048":["https:\/\/smkn1juwangi.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/MEMBANGUN-KARAKTER-PESERTA-DIDIK-MELALUI-PEMBELAJARAN-P5.jpg",1062,505,false],"slider":["https:\/\/smkn1juwangi.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/MEMBANGUN-KARAKTER-PESERTA-DIDIK-MELALUI-PEMBELAJARAN-P5.jpg",1062,505,false],"news":["https:\/\/smkn1juwangi.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/MEMBANGUN-KARAKTER-PESERTA-DIDIK-MELALUI-PEMBELAJARAN-P5-600x450.jpg",600,450,true],"photo":["https:\/\/smkn1juwangi.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/MEMBANGUN-KARAKTER-PESERTA-DIDIK-MELALUI-PEMBELAJARAN-P5-300x400.jpg",300,400,true],"plite":["https:\/\/smkn1juwangi.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/MEMBANGUN-KARAKTER-PESERTA-DIDIK-MELALUI-PEMBELAJARAN-P5-110x147.jpg",110,147,true],"gall":["https:\/\/smkn1juwangi.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/MEMBANGUN-KARAKTER-PESERTA-DIDIK-MELALUI-PEMBELAJARAN-P5-160x120.jpg",160,120,true],"small":["https:\/\/smkn1juwangi.sch.id\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/MEMBANGUN-KARAKTER-PESERTA-DIDIK-MELALUI-PEMBELAJARAN-P5-80x60.jpg",80,60,true]},"rttpg_author":{"display_name":"kepegawaiansmknjuwangi","author_link":"https:\/\/smkn1juwangi.sch.id\/index.php\/author\/kepegawaiansmknjuwangi\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/smkn1juwangi.sch.id\/index.php\/category\/blog\/\" rel=\"category tag\">Blog<\/a> <a href=\"https:\/\/smkn1juwangi.sch.id\/index.php\/category\/publikasi\/publikasi-publikasi\/\" rel=\"category tag\">publikasi<\/a> <a href=\"https:\/\/smkn1juwangi.sch.id\/index.php\/category\/publikasi\/\" rel=\"category tag\">Publikasi Ilmiah<\/a>","rttpg_excerpt":"Oleh : Muhammad Muhtar, S.Ag. \u00a0 \u00a0 \u00a0Kurikulum Prototipe yang disebut dengan Kurikulum Merdeka telah di kembangkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi ( Kemendikbudristek ). Kurikulum ini menjadi upaya untuk memulihkan proses pembelajaran yang selama ini mengalami krisis. Kemendikbud bertekad untuk mewujudkan perubahan yang sistemik. Dalam proses ini, guru membutuhkan medium yang&hellip;","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/smkn1juwangi.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1041"}],"collection":[{"href":"https:\/\/smkn1juwangi.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/smkn1juwangi.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/smkn1juwangi.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/smkn1juwangi.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1041"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/smkn1juwangi.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1041\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1045,"href":"https:\/\/smkn1juwangi.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1041\/revisions\/1045"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/smkn1juwangi.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1042"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/smkn1juwangi.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1041"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/smkn1juwangi.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1041"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/smkn1juwangi.sch.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1041"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}